Category Archives: Kesehatan

Mengenal Tanda – Tanda Bayi Autis

This entry was posted in Kesehatan on by .

Memang sulit bagi kita untuk mengetahui apakah bayi kita mengidap autis atau tidak. Karena memang sebagian dokter mengalami kesulitan untuk mendiagnosa apakah bayi mengalami gangguan autis pada saat usianya belum mencapai 2 tahun. Namun kita sebagai orang tua bisa mengetahuinya melalui beberapa gerakan –gerakan yang tak lazim yang dilakukan oleh anak kita yang mengarah kepada autis. Dengan melakukan pengamatan yang ekstra, kita dapat mengenali ciri – ciri anak kita mengalami gangguan autis atau tidak. Sehingga memudahkan kita agar cepat memberikan penanganan yang tepat jika hal buruk itu terjadi pada anak kita.

Autisme dalam istilah lain dikenal dengan ASD (Autisme Spectrum Disorder) ialah gangguan pada proses interaksi dan komunikasi pada seorang anak.gejala atau ciri –ciri anak autis bisa dilihat secara signifikan pada pola kehidupannya sejak bayi. Berikut beberapa ciri yang dapat anda kenali ketika anak mengalami gangguan autis. Diantaranya :

  • Anak kurang merespon saat di ajak bermain maupun saat diajak berinteraksi. Biasanya pada anak normal, ketika dipanggil oleh ibu atau ayahnya ia akan langsung memberikan respon dengan menengok ke arah yang memanggil.
  • Perhatikan sorotan mata pada anak. Sorotan mata pada anak yang mengalami gangguan autis cenderung memiliki tatapan kosong dan tidak fokus saat diajak berinteraksi.
  • Emosi yang ada pada anak autis cenderung lamban. Pada umumnya, pada usia 7-12 bulan bayi mulai dapat mengatur emosinya dengan baik entah itu dengan tersenyum maupun tertawa. Namun, anak yang mengidap autis biasanya cenderung jarang tertawa atau tersenyum saat diajak bermain.
  • Anak yang mengidap autis memiliki sifat yang cenderung tempramen atau gampang marah. Hal ini ditunjukan ketika anak yang mengidap autis berada di suatu tempat yang ramai, bayi akan memberikan respon tidak nyaman.
  • Ciri lain bayi yang mengidap ialah autis tidak bisa diajak fokus saat ia diajak bermain ataupun berkomunikasi berbeda dengan bayi lain pada umumnya. Bayi autis akan lebih memfokuskan pandangannya terhadap suatu objek yang benar- benar disukainya. Sehingga menjadikannya lebih fokus dan terpukau dengan objek yang dilihatnya.
  • Pertumbuhan pada bayi autis cenderung lebih lambat. Dapat diketahui saatbayi kita mengalami keterlambatan dalam perkembangannya. Contohnya kesulitan saat berbicara bahkan terdapat beberapa kasus yang menyebabkan bayi benar – benar tidak dapat berbicara.

Selain tanda – tanda diatas, terdapat beberapa tanda lain yang dapat kita jadikan asumsi bahwa bayi kita mengalami gangguan autis. Salah satunya emosi bayi yang tidak stabil dan lebih gampang marah  pada saat disentuh, tidak suka untuk dipeluk, tidak suka bermain seperti bayi lain pada umumnya. Ketika bayi mulai beranjak ke usia 2 tahun, tanda bayi mengidap autis akan semakin jelas. Memiliki keterlambatan dalam berkomunikasi atau berbicara menjadi tanda yang paling mudah didapati anak mengalami gangguan autis.

Penyebab anak mengalami autis sampai saat ini belum dapat ditemukan kemungkinan lain penyebab anak menjadi autis terjadi akibat gangguan pada genetika atau faktor keturunan pada orang tua sehingga menyebabkannya menjadi autis. Meskipun tidak pernah ada kasus yang dapat menyembuhkan anak autis, namun anda sebagai orang tua dapat memberikannya pengobatan alternatif seperti memberikan terapi untuk anak yang mengidap autis atau dapat berkonsultasi langsung dengan dokter terkait agar diberikan penanganan yang baik. Disinilah peran orang tua dalam merawat anak autis menjadi penting. Karena dengan dukungan orang terdekat terlebih orang tua, diharapkan dapat membantu proses pengobatan yang maksimal untuk anak yang menderita autis. Semoga bermanfaat.